Wednesday, 25 July 2012

Chevron Ambil Alih Tugas Kebersihan


Rumbai, 2 Februari 2012 – Rabu pagi (1/2) beberapa pegawai  Chevron, LSM,  dan penanggung jawab sekolah-sekolah disekitar camp bersama-sama mengadakan aksi bersi-bersih untuk lingkungannya. Semua anggota berkumpul di Gedung Pramuka Chevron Rumbai sebelum berkeliling. Namun sebelumnya semua anggota harus sudah melengkapi diri dengan perlengkapan yang diperlukan. Seperti itulah kondisi pagi itu.

Deswandi Muzwar dari Tim Manager General Asset & Support Chevron Rumbai selaku penanggung jawab kegiatan ini sempat memberi arahan kepada seluruh anggota sebelum melakukan aksi bersih-bersih. Setiap daerah di wakilkan oleh 2 orang pegawai Chevron yang kemudian menkoordinir petugas yang bekerja mengumpulkan sampah. Bekerjasama dengan tukang kebun untuk mengumpulkan sampah dan kemudian di angkut ke mobil yang telah disediakan.

Ada 6 mobil Pick – up yang disediakan oleh tim Facility Management untuk membantu mengangkut sampah-sampah  tersebut. Sampah-sampah tersebut untuk selanjutnya dibuang ke daerah sekitar by pass Rumbai – Minas. Total seluruh yang berpatisipasi adalah 25 orang yang tergabung dari berbagai lembaga.  Seperti YKPI, LPT, dan sekolah-sekolah disekitar lingkungan.

Beberapa pegawai Chevron melakukan aksi bersih-bersih menyusul kasus buruh yang terjadi beberapa bulan belakangan ini . Sampah-sampah yang menumpuk tidak lagi di angkut untuk selanjutnya di buang. Tugas yang sebenarnya di perankan oleh PT Flaro sebagai Kontraktor yang menjaga keasrian lingkungan Chevron saat ini tidak lagi dijalankan sebagaimana mestinya.

Chevron sebagai penyedia Jasa di buat terpaksa bekerja untuk kembali membersihkan lingkungannya sendiri. Hal ini menyusul tidak adanya kesepakatan yang terjadi antara Chevron dan Flaro. Akibatnya aksi mogok kerja terpaksa dilakukan dan Lingkungan terabaikan.Aksi mogok ini membuat Chevron sementara mengambil alih tugas kebersihan, terutama selama aksi mogok dilakukan. Flaro yang biasa membersihkan kini berganti menjadi produsen sampah??.

Chevron bergerak cepat untuk mengatasi masalah ini. Salah satu masalah yang muncul adalah sampah-sampah disekitar lingkungan Chevron tidak lagi ada yang membersikan dan mangangkutnya. Kondisi ini membuat Chevron mengambil peran untuk mebersihkan sampah-sampah yang ada disekitar lingkungan camp. 


No comments:

Post a Comment